Memasyarakatkan budaya baca dan budaya tulis

By 5:28 AM

Memasyarakatkan budaya baca memang tidak semudah membalik telapak tangan. Apalagi di daerah pedesaan seperti di wilayah desa Dengok. Tapi apakah itu akan membuat kami, pengelola Perpustakaan Desa "Khasanah Ilmu" akan berhenti untuk memasyarakatkan budaya baca? Tentu untuk membuat kami menyerah juga tidak akan semudah membalik telapak tangan.
Jika dikatakan bahwa membaca itu jendela dunia.....kami setuju sepenuhnya. Membaca, apapun itu,di mana pun itu akan membuka cakrawala kita, akan membuka pikiran kita. Apapun itu? ya! Apapun itu. Jangankan koran, sekedar membaca status Facebook pun kita jadi tahu seperti apa dunia luar itu. Hujankah di Indonesia belahan lain? Musim apakah di bumi negara lain? atau sekedar kita tahu kabar saudara - saudara kita nun jauh di sana.
Sudah waktunya kita mendorong semua orang untuk membaca, kita mulai dari anak - anak sekolah, di mana membaca seharusnya menjadi kebutuhan mereka, di samping menulis. mari kita ajarkan bagaimana indahnya membaca. Bagaimana kita menemukan pngetahuan - pengetahuan baru dari membaca. Namun, jangan hanya buku pelajaran yang kita haruskan baca.....biarkan mereka "berwisata" dengan membaca. supaya mereka tertarik dengan segala cerita yang ditulis dalam buku, supaya mereka bisa mengelilingi dunia dengan tulisan.
Jangan larang anak - anak itu membaca komik, novel, cerpen.......cerita-cerita itu bukan tidak ada gunanya. cerita-cerita itu yang akan membuat mereka kaya dengan imajinasi, membuat mereka mengerti akan hidup dan kehidupan. karena dalam cerita fiksi sekalipun....banyak nilai moral di dalamnya, benyak mereka mengajarkan tentang kebaikan dan budi pekerti. Dan cerita - cerita ini yang akan mendorong mereka untuk bercerita kembali. Tidak dalam bentuk lisan...tapi dalam bentuk tulisan.
Budaya dunia sudah mulai bergeser. Bergeser dari budaya lisan menjadi budaya tulisan. sehingga semua terdokumentasikan. Masyarakat kita pun seharusnya sudah memulai pergeseran itu. Menulis. Menuangkan ide dalam sebuah tulisan, dan membagikannya kepada dunia...kepada orang lain.
Semoga Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu bisa menjadi jembatan itu. Memasyarakatkan budaya baca dan budaya tulis.

Kami tak akan mampu dan mau berjalan sendiri....kami mengajak kalian, anda semua untuk berperan serta dalam gerakan ini. Mari memajukan Dengok dengan membaca dan menulis. (EM)

You Might Also Like

0 comments