PERPUSDES KHASANAH ILMU

Perpustakaan Desa Dengok

Perpustakaan Desa Dengok
      Dalam rangka perayaan Bersih Desa, Desa Dengok Tahun 2015 sie kesenian mengelar Pertemuan. Malam ini anggota ketoprak Krido Mudho mulai dikumpulkan untuk menggelar koordinasi tentang tugas yang diembannya, yakni menampilkan Kesenian ketoprak. Sejumlah 18 Orang mengikuti arahan dari Bpk Harsono selaku Ketua bidang kesenian. Untuk Sutradara diemban oleh Bpk Suwarno dari Padukuhan Dengok I. Untuk malam ini latihan pertama diawali penjelasan tentang Kronologi kisah yang akan di mainkan, walaupun dengan teks tapi sutradara menghendaki adanya Improvisasi yang penting tidak menyimpang dari jalannya cerita.
     Dengan lakon yang masih dirahasiakan semua berlatih agar penampilan nantinya dapat memuaskan penonton. (Abi)
waktu tak kan pernah menunggu
untukmu bangkit dari keterpurukan

waktu tak kan pernah menunggu
untukmu mengobati luka jiwa

waktu tak kan pernah menunggu
untukmu menyadari kesalahan

waktu tak kan pernah menunggu
untukmu bersedih

Lalu kenapa engkau berdiam
menunggu waktu membangkitkanmu

Lalu kenapa engkau menangis
menunggu waktu menyembuhkan luka mu

Lalu kenapa engkau tak membuka hati
untuk menerima bahwa manusia tak selamanya benar
dan kau tetap menunggu waktu
untuk menyadarkanmu

Dan ketika kau tersadar
waktu telah berlalu
masa telah berganti
dan kau terlambat menyadarinya
maka yang tersisa hanya penyesalan
(erna)
Kamis, 9 April 2015
      Sebanyak 60 orang pemuda pemudi, Perangkat Desa, BPD, dan Tokoh masyarakat Desa Dengok mengikuti sosialisasi ketenagakerjaan oleh Dinas Sosial Ketenagakerjaan Kabupaten Gunungkidul.
     Acara di buka oleh Bapak kepala Desa Dengok Suyanto ST dan dilanjutkan penjelasan dari Bapak Kepala Dinas, dalam hal ini di wakili oleh Bapak Eko.
Bidang pendayagunaan pagi ini menjelaskan tentang orang mencari pekerjaan tentang pekerjaan perlindungan pekerjaan dan lain lain.
Dasar Hukumnya di antaranya....UUD 1945 Pasal 27 ayat 1 : Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan, selanjutnya pasal pasal lainya yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dijelaskan dengan rinci oleh bapak kepala Dinas.
Satu hal tentang adanya Kursus dari Dinas boleh mengikuti dan kursus ini di lakukan secara gratis bahkan mendapat uang saku, dan bahkan bisa di tempatkan kerja.
      Bapak Tugino, menambahkan sistem Padat karya dan sistem usaha ekonomi produktif dapat meningkatkan taraf hidup, oleh karenanya diharapkan para Tokoh masyarakat menggali potesi yang ada di Desa Dengok.
Pembentukan kelompok untuk kepentingan peningkatan pengetahuan baik berupa latihan sangat di harapkan, baik latihan bengkel, menjahit dll dan bisa di ajukan ke dinas ataupun lewat BLK. Mencari pekerjaan harapan dari Dinas harus melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) yang ada ijin legal Dinas, untuk BKK Mandiri dinas tidak tanggung jawab, karena proses perekrutanya menggunakan biaya, khusus yang ada jaminan ijin dari dinas sekua gratis. Khusus untuk keluar Negeri ada pendampingan khusus dan di singkronkan apakah karena keikhlasan atau keterpaksaan dari orang tua atau dari suami/istri bagi yang sudah berkeluarga. Juga harus yang memiliki SIP (Surat ijin pengerahan),  ijin wilayah untuk rekrutmen, maka terakhir Dinas mengingatkan untuk mencari Pekerjan harus hati-hati dan yanya ke dinas.
Acara tanya jawab pun berlangsung heboh.
Terimakasih.(abi)
E-mail: sosnakertrans@gunungkidulkab.go.id

Cantik dengan herbal
Selama ratusan tahun, banyak yang mengagumi kecantikan, kehalusan, dan kemulusan kulit puteri keratin. ketenaran tentang kecantikan mereka bahkan sampai seluruh nusantara. dan kalau ingin tahu rahasia mereka, semua ada dibuku ini.

Membuat Filet Ikan Patin
buku ini memuat tentang bagaimana membuat filet ikan patin. filet dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat aneka masakan cepat saji misalnya: bakso, nugget, otak-otak, dll.

Ikan patin banyak kita temukan dipasaran, harganya pun tidak terlalu mahal. Buku ini mengajak kita untuk meningkatkan nilai jual dari ikan patin tersebut.

Tarian Badai
Sebuah novel yang mencoba mengangkat budaya Indonesia di era modern. Berlatar belakang carut marutnya kondisi Indonesia di akhir pemerintahan Orde baru. Bahasa yang ringan memudahkan kita untuk menikmati novel ini. 


Mendung yang gelap pertanda datangnya hujan
Hujan....pertanda akan hadirnya kehidupan
kuncup yang bersemi
daun yang menghijau
jiwa yang menjadi tenang

Hujan.....menenangkan jiwa
membasuh luka
meluruhkan perih
menumbuhkan kembali jiwa

Berharap mendung yang menggantung
menitik menjadi gerimis
berangsur menjadi hujan
membawa kabar baik bagi kehidupan

                                                                                                                      by : kinda





Semiotika merupakan ilmu tentang simbol atau tanda, baik berupa gambar, warna maupun kata-kata. Banyak sekali makna-makna yang tersembunyi dalam peribahasa Jawa. Buku ini mengungkapkan tentang simbolisasi peribahasa atau sanepa. Apa yang terucap atau tertulis dalam setiap peribahasa dalam bahasa Jawa ternyata mempunyai makna yang sangat dalam. Mulai dari artian atau maksud, sampai sejarah dari terbentuknya peribahasa tersebut.
Buku ini mengupas tidak hanya peribahasa saja namun juga mengupas sedikit tentang makna batik, pakaian adat, dll


Love Bird

Buku ini menuangkan cerita dan pengalaman tentang Love bird, mulai dari teknik breeding, memilih bakalan, merawat hingga membuatnya menjadi unggulan kontes, baik dari warna bulu yang eksotis maupun suara yang mumpuni.
Guruku........
kau berikan ilmu
tak kenal lelah
engkau orang tuaku di sekolah

Engkaulah pembimbingku
engkaulah masa depanku
kau tak pernah marah
kau lah pahlawan tanpa pamrih

Aku berterima kasih kepadamu
aku pandai karena jasamu
engkau pembimbingku
dan engkau pahlawanku

                                                                                karya : Desti
                                                                                kelas: 5 SD
                                                                               Alamat : Dengok 6




Tanggal  16 s/d 20 Maret 2015, Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah DIY  Mengadakan Bimtek Kepada Perpustakaan yang ada di Desa/Kelurahan. Sebanyak 30 Perpustakaan Desa/Kelurahan Se-Daerah Istimewa Yogyakarta diundang untuk mengikuti Kegiatan ini.  Dari seluruh Kabupaten yang ada di DIY yaitu: Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, Dan Kabupaten Gunungkidul mengikuti acara ini, Khusus Dari Kab. Gunungkidul Ada 5 Desa Yang hadir yakni : Perpusdes Sumber Berita dari Desa Ponjong kecamatan Ponjong, perpusdes Pustaka Mimpi dari Desa kampung Kecamatan Ngawen, Perpusdes Desa Ngudi Ilmu dari Desa Planjan Kecamatan Saptosari, Perpusdes Desa Ngalang Dari Desa Ngalang Kecamatan Saptosari, dan PERPUSDES "KHASANAH ILMU" Dari Desa Dengok Kecamatan Playen. Kelima Peserta Dari Gunungkidul Sangat antusias mengikuti Acara itu, acara Yang dibuka Oleh Bp. Kepala BPAD DIY, dan Para Instruktur pun Dengan senang hati menularkan Tentang Cara pengelolaan Perpustakaan yang ada di Desa.
        Dalam sesi diskusi Kebanyakan dari peserta adalah Kurang Adanya kepedulian Pemdes setempat terhadap pentingnya Perpustakaan Desa.
         Terakhir Seluruh Peserta di ajak library Tour dengan mengunjungi Perpustakaan BPAD DIY, di awali masuk ke bagian belakang sistem dan teknik Pengelolaan Buku-buku hingga sampai bukuniyu ke proses Palayanan.
          Acara di tutup oleh Bpk. Kepala BPAD DIY dengan Harapan Seluruh Perpustakaan Yang mengikuti acara tersebut Memanfaatkan Ilmu yang telah di ajarkan oleh para Instruktur, dan juga berharap Dati Pemerintah Desa Setempat memperhatikan Perpustakaan dengan menganggarkan sedikit biaya unyuk pengembangan koleksi pustaka. (Abi)
Hasil mewarnai anak-anak Khasanah Ilmu

Karya : Ringga
Kelas : 3 SDN Dengok I
Alamat sekolah : Dengok I, Dengok, Playen Gunungkidul
Alamat rumah : Dengok I, Dengok, Playen, Gumungkidul


Karya : syifauljanah
Kelas : 3 SDII WALADUN SHOLIHUN
Alamat sekolah : Loga
Alamat rumah : Dengok III, Dengok, Playen, Gumungkidul




Sabtu, 14 Maret 2015 Perpustakaan Desa 'Khasanah Ilmu' Desa Dengok menanti Kunjungan Dari KPAD, CCFI, dan MITRA IS. Dengan semangat Kami Para pengelola menanti, bahkan Bapak Lurah Suyanto, ST Sore ini Turut menemani para pengelola menunggu Kunjungan  dari MITRA IS Beserta Rombongan.
Penantian pun tiba, akhirnya pukul 18.10 menit rombongan datang, kami sangat senang,
Acara di buka oleh bu Tutik Dari KPAD menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, dilanjutkan Pihak CCFI selanjutnya dari Mitra Is yang berencana akan memberikan bantuan komputer, guna mengembangkan Perpustakaan berbasis IT.

Bapak Lurah Dengok Suyanto, ST  menanggapi sangat senang dan berharap Perpusdes Khasanah Ilmu dipercaya untuk menerima Bantuan perangkat Komputer,  dilanjutkan Pemaparan dari ketua Karang Taruna Mas yudi Sugiyono Yang memaparkan Tentang semua kegiatan program kerja baik yang sudah di laksanakan atau pun yang akan di laksanakan oleh perpusdes khasanah Ilmu, karang Taruna yang sejalan dengan program Pemerintah Desa Dengok. Terakhir acara bincang2 dengan pengelola perpusdes Khasanah Ilmu Mbak Erna Mayawati mas Marsono beserta Mas Juniyanto, Semoga Khasanah ilmu bisa bermanfaat buat masyarakat Desa Dengok. (Abi)





Launching Perpustakaan Desa “Khasanah Ilmu”, Desa Dengok hari ini (Minggu, 08-02-2015) berlangsung sangat meriah. Kegiatan pra acara diisi dengan lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak PAUD dan SD yang diikuti oleh lebih dari 250 orang peserta. selain itu di halaman balai Desa Dengok juga ada area bazar yang menyajikan bermacam-macam hasil karya masyarakat setempat seperti brownies thiwul, kerajinan perca batik, kerajinan pernik-pernik dan lain lain.
Acara inti sambutan-sambutan dari Kepala Desa, Camat Playen (diwakili sekcam), Kepala KPAD Gunungkidul dilanjutkan penyerahan Kado Pintar secara simbolis kepada pengurus perpustakaan Khasanah Ilmu serta sambutan Kepala BPAD DIY (diwakili Kasubid SDM) sekaligus pemotongan pita tanda diresmikannya Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu. Acara ditutup dengan penampilan geguritan dari anak-anak sanggar Khasanah Ilmu serta sajian dari grup band Immud (Karang Taruna Desa Dengok).
Diharapkan dengan diresmikannya perpustakaan Khasanah Ilmu ini akan menambah minat masyarakat untuk membaca sehingga akan menambah ilmu dan pengetahuan, mampu mengaplikasikannya berikut tumbuh pemberdayaan menuju masyarakat yang lebih sejahtera.











Perpustakaan sebagai sebuah lembaga yang turut aktif dalam proses mencerdaskan bangsa sudah semestinya menjadi tempat berkunjung yang nyaman dan didamba banyak orang. Apalagi salah satu fungsi Perpustakaan adalah fungsi rekreasi dimana para pengunjung bisa berekreasi mendapatkan kegembiraan dan keceriaan saat berkunjung ke Perpustakaan.

Dunia Perpustakaan pada saat ini sudah jauh mengalami perubahan. Tetapi menjadi kurang berarti apabila perkembangan ini tidak disosialisasikan kepada masyarakat pengguna perpustakaan.

Oleh karena itu Perpustakaan Umum Khasanh ilmu Desa Dengok, Kecamatan Playen , Kabupaten Gunungkidul diharapkan dapat berfungsi sebagai media memperkenalkan dan mendekatkan perpustakaan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat mengetahui bahwa Desa Dengok memiliki perpustakaan yang sesungguhnya dapat dimanfaatkan oleh siapa saja. Tidak terbatas warga yang berada di sekitar lokasi perpustakaan itu semata.


Dengan berbagai kegiatan dan program yang ditawarkan oleh perpustakaan, semoga perpustakaan umum Khasah Ilmu Desa Dengok, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul semakin dikenal oleh masyarakat dan dapat dimanfaatkan dengan optimal serta menjadi sarana belajar dan berinteraksi sosial oleh seluruh warga desa dengok.

Keberadaan Perpustakaan Umum Khasanah Ilmu Desa Dengok Berdiri sekitar pertengahan tahun 2014. PerpustakaanKhasanah Ilmu Desa Dengok mendapat bantuan buku perpustakaan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul sebanyak 500 judul dengan jenis buku bacaan yang beraneka ragam untuk orang tua sampai buku bacaan untuk anak – anak.

Perpustakaan Khasanah Ilmu Desa Dengok, menempati sebuah ruangan yang berukuran 6 x 8 meter di komplek balai desa Dengok dan sampai saat ini dikelola sepenuhnya oleh pengurus Karang Taruna Muda Karya Desa Dengok dan menggunakan aula balai desa Dengok yang digunakan untuk tempat membaca.

Pada bulan Februari 2015 Perpustakaan Umum Khasanah Ilmu Desa Dengok diresmikan oleh Kepala BPAD ( Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta ) yang diwakili Kasubid SDM serta dihadiri oleh Kepala KPAD Gunungkidul  ,Bapak camat playen , Lurah Desa Dengok .



KEGIATAN
Untuk kegiatan perpustakaan khasanah ilmu Desa Dengok yang sudah berjalan sampai saat ini adalah  ,
No
Kegiatan
Jam
Waktu
1
peminjaman buku dan kegiatan membaca untuk umum
09.00 WIB – 15:00 WIB
( senin – Minggu )
2
Belajar Bersama untuk kategori SD – SMP
15.00 WIB – 17.00 WIB
Jum’at – Sabtu
3
Belajar Bersama untuk kategori Anak Usia Dini – TK
09.00 WIB – 11.00 WIB
Minggu



Facebook

Ikuti kabar kami di Facebook Khasanah Ilmu
  • Home

Perkenalkan...

Unknown
View my complete profile

Recent Post

PERPUSDES KHASANAH ILMU