PERPUSDES KHASANAH ILMU

Perpustakaan Desa Dengok

Perpustakaan Desa Dengok

2016, bulan 9 tanggal 28,
Adahah kebahagiaan untuk pengiat literasi Desa Dengok, Kecamatan Playen Kab. Gunungkidul, katena hari itu penghargaan di dapat, ini merupakan pertamakalinya mengikuti atas tunjukan bapak Camat Playen.

Penghargaan ini bukan merupakan puncak dari kegiatan, masih banyakntugas, agenda, dan langkah unyuk terus menebatkan virus Literasi Di Desa Dengok.

Salam #guyub_sejahtera

      Hari ini, Rabu 28 September 2016 adalah momen bersejarah buat Dunia perpustakaan yang ada di wilayah Gunungkidul.
      Lomba perpus tahun 2016 di ikuti semua peserta dari perwakilan tiap kecamatan. Diawali dari seleksi, visitasi, dan penilaian, dan al hasil Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu dinobatkan Sebagai Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa  Tingkat Kabupaten Gunungkidul.
Terimakasih Untuk
1. KPAD Kab. Gunungkidul
2. Camat Kecamatan Playen
3. Pemerintah Desa Dengok
4. Pengelola Perpustakaan
5. Swmua pihak yang membantu

Kalian luar biasa. 
bersambung

Playen, ( http://perpusdeskhasanahilmu.blogspot.com ) – Desa Ngunut Kecamatan Playen Gunungkidul, Selasa (12/4) dinilai Tim Lomba Desa Tingkat Kabupaten Gunungkidul. Ketua Tim Penilai Sujoko S. Sos, MSi bersama anggota 35 penilai, diterima Camat Playen didampingi Kades Ngunut Edy Darmanto beserta warga masyarakat yang memenuhi halaman balai desa Ngunut.

Dalam laporannya Kades Ngunut menyampaikan, desa Ngunut berada di pusat kota kecamatan Playen, hanya 2 Km ke arah barat, luas wilayah 236,4 ha terdiri 3 pedukuhan, 3 Rukun Warga dan 22 Rukun Tetangga. Jumlah penduduk 2.222 jiwa atau 704 Kepala Keluarga. Desa Ngunut melaksanakan 8 program pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan Desa, yang meliputi Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan Masyarakat, Bidang Ekonomi Masyarakat, Bidang Keamanan dan Ketertiban, Bidang Partisipasi Masyarakat, Bidang Pemerintahan, Bidang Lembaga Kemasyarakatan dan Bidang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

Sedang kegiatan lainnya ada kegiatan Karang Taruna, kegiatan seni budaya yang gigih merintis Desa Ngunut jadi Kantong Budaya, mempunyai kelompok Karawitan, Gejog Lesung, Thek Thek Siskamling, Sholawatan, Hadrah dan Ketoprak.

Tim Penilai Lomba Desa malakukan kunjungan ke 3 pedukuhan, dengan mantab warga Ngunut menyajikan data dan berbagai kegiatan, berbagai masakan, kegiatan lansia dan kesenian yang dipandu oleh Joni Gunawan. Dihalaman balai desa disajikan berbagai produk olahan dari jamu jawa, macam-macam kue dan produk Iket dan keris.

Sujoko S Sos MSi ketua Tim dalam kesan-pesannya, menyatakan desa Ngunut dinilai mantab, semua tim penilai merasa kagum melihat kegiatan yang ditampilkan warga. “Semoga pembangunan di Desa Ngunut terus maju, tentang kejuaraan tunggu dulu, masih harus menilai 12 desa lagi, yang selesai pada 3 Mei 2016 mendatang,” ujarnya. (Abi CP)

Monggo hadir kami akan terus ada melayani para pemustaka..
Semoga kami istikomah dan berkesinambungan
Tq

perpusdes khasanah ilmuPerpustakaan adalah institusi yang mengumpulkan pengetahuan tercetak dan terekam, mengelolanya dengan cara khusus guna memenuhi kebutuhan intelektualitas para penggunanya melalui beragam cara interaksi pengetahuan.
(
Menurut UU Perpustakaan pada Bab I pasal 1)


Dalam arti tradisional, perpustakaan adalah sebuah koleksi buku dan majalah. Walaupun dapat diartikan sebagai koleksi pribadi perseorangan, namun perpustakaan lebih umum dikenal sebagai sebuah koleksi besar yang dibiayai dan dioperasikan oleh sebuah kota atau institusi, dan dimanfaatkan oleh masyarakat yang rata-rata tidak mampu membeli sekian banyak buku atas biaya sendiri.
Kamis, 16 April 2015
        Dalam rangka pengembangan Perpustakaan berbasis IT, Hari ini KPAD Kab. Gunungkidul mengundang 8 perpustakaan dari 5 Kecamatan yang ada di Kab. Gunungkidul. Untuk Wilayah Kecamatan Playen adalah Desa Dengok yakni Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu diundang di dalamnya. Dengan agenda utama Pemberian bantuan 3 perangkat Komputer dari Mitrais.
Acara dibuka dengan sambutan dari Sekertaris Daerah kab. Gunungkidul, dilanjutkan sambutan dari fasilitator dari CCFI diwakili oleh Ibu Retno.
       CCFI bekerja sama dengan Perpusda Kab. Gunungkidul sudah beberapa tahun yang lalu,  Dengan mengembangkan perpustakaan berbasis IT yakni dengan menggandeng Mitrais memberikan bantuan berupa komputer.
        Untuk perawatan tiap bulannya fasilitator membebankan kepada Pemerintah Desa setempat untuk pembayaran Listrik, pembiayaan modem, dll. Selanjutnya Dari BPAD DIY memberikan sambutan, Beliau sangat senang dengan adanya program tsb, mudah-mudahan Perpustakaaan Desa bisa berkembang dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
       Dari Mitrais oleh Bpk Argo memberikan sambutan menjelaskan Tentang Siapa Mitrais? Beliau menyebutkan Desa Dengok Salah satu Perpusdes yang aktif baik secara nyata ataupun di internet, dan beliau juga memberikan contoh beberapa desa yang mempunyai perpustakaan yang sudah maju agar ditiru desa-desa lainnya. Disesi ini juga ada penyerahan perangkat Komputer  secara simbolis diserahkan kepada salah satu Perpustakaaa Desa.
       KPAD Kab. Gunungkidul memberikan sosialisasi tentang perpusdes, banyak pengarahan dan penjelasan yang diberikan.
Terakhir di sesi tanya jawab Peserta mengucapkan Banyak Terimakasih kepada Mitrais yang oleh Pak Suyanto di sebut Mitra Istimewa yang telah memberikan bantuan berupa 3 buah perangkat komputer, walaupun  bekas tapi bagi kami itu adalah baru.
         Terimakasih MITRAIS, Terimakasih KPAD, Terimakasih CCFI, Terimakasih BPAD DIY, Dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dalam pengembangan Perpustakaan Desa berbasis IT.
(Abi)
      
      Dalam rangka perayaan Bersih Desa, Desa Dengok Tahun 2015 sie kesenian mengelar Pertemuan. Malam ini anggota ketoprak Krido Mudho mulai dikumpulkan untuk menggelar koordinasi tentang tugas yang diembannya, yakni menampilkan Kesenian ketoprak. Sejumlah 18 Orang mengikuti arahan dari Bpk Harsono selaku Ketua bidang kesenian. Untuk Sutradara diemban oleh Bpk Suwarno dari Padukuhan Dengok I. Untuk malam ini latihan pertama diawali penjelasan tentang Kronologi kisah yang akan di mainkan, walaupun dengan teks tapi sutradara menghendaki adanya Improvisasi yang penting tidak menyimpang dari jalannya cerita.
     Dengan lakon yang masih dirahasiakan semua berlatih agar penampilan nantinya dapat memuaskan penonton. (Abi)
waktu tak kan pernah menunggu
untukmu bangkit dari keterpurukan

waktu tak kan pernah menunggu
untukmu mengobati luka jiwa

waktu tak kan pernah menunggu
untukmu menyadari kesalahan

waktu tak kan pernah menunggu
untukmu bersedih

Lalu kenapa engkau berdiam
menunggu waktu membangkitkanmu

Lalu kenapa engkau menangis
menunggu waktu menyembuhkan luka mu

Lalu kenapa engkau tak membuka hati
untuk menerima bahwa manusia tak selamanya benar
dan kau tetap menunggu waktu
untuk menyadarkanmu

Dan ketika kau tersadar
waktu telah berlalu
masa telah berganti
dan kau terlambat menyadarinya
maka yang tersisa hanya penyesalan
(erna)

Barusan di tag teman di Facebook dengan foto ini. Ini adalah pelajaran matematika dasar, namun banyak yang kurang paham dengan hal ini. Duluuuuu sekali, saya dikasih jembatan keledai untuk mengerjakan soal ini. Pipolanda, begitu guru saya dulu ajarkan. Ping (perkalian) Poro (pembagian) Lan (penjumlahan) Suda (pengurangan) adalah urutan yang harus didahulukan dalam pengerjaan suatu bentuk kalimat matematika.
Namun terkadang ada yang lupa dijelaskan tentang apa itu, bagaimana mengerjakannnya. Pada dasarnya adalah pengerjaan perkalian dan pembagian mempunyai strata atau kedudukan yang lebih tinggi dari pada penjumlahan dan pengurangan. jadi di manapun mereka berada, harus dikerjakan lebih dahulu. Untuk kedudukan yang setara, misal Perkalian dan pembagian.....kerjakan dulu yang ketemu lebih dulu. Misal pada soal no 1 di atas, karena yang ketemu duluan pembagian maka pembagian dulu dikerjakan, baru perkaliannya. maka penyelesaiannya akan menjadi:
    *  906-750  : 125 x 5 + 500
        = 906-6x5+500        = 906-30+500        = 1376

Perlakuan berbeda akan kita terapkan pada soal no.2 karena adanya tanda kurung di situ. penggunaan tanda kurung akan membuat soal di dalam tanda kurung harus dikerjakan lebih dulu. untuk perlakuan lain sama dengan hukum dasar matematika yang telah saya sebutkan tadi. maka pengerjaannya akan menjadi:
    * 100:(75-25) x 250 +500
         =100 : 50 x 250+500
       =2x250 +500
       =500+500+1.000

Jadi....Jangan bingung lagi yaaaa temen2 dan adik2 dalam mengerjakan soal seperti ini. Perhatikan tandanya yaaaa....Masih bingung? ada pertanyaan? Datang aja ke Perpusdes Khasanah Ilmu tiap sabtu siang jam 14.00 - 17.00, kita mengadakan Les Gratis lhooo
see you there!! kita tunggu kedatangan kalian ;)

(Erna)

Cantik dengan herbal
Selama ratusan tahun, banyak yang mengagumi kecantikan, kehalusan, dan kemulusan kulit puteri keratin. ketenaran tentang kecantikan mereka bahkan sampai seluruh nusantara. dan kalau ingin tahu rahasia mereka, semua ada dibuku ini.

Membuat Filet Ikan Patin
buku ini memuat tentang bagaimana membuat filet ikan patin. filet dapat digunakan sebagai bahan untuk membuat aneka masakan cepat saji misalnya: bakso, nugget, otak-otak, dll.

Ikan patin banyak kita temukan dipasaran, harganya pun tidak terlalu mahal. Buku ini mengajak kita untuk meningkatkan nilai jual dari ikan patin tersebut.


Mendung yang gelap pertanda datangnya hujan
Hujan....pertanda akan hadirnya kehidupan
kuncup yang bersemi
daun yang menghijau
jiwa yang menjadi tenang

Hujan.....menenangkan jiwa
membasuh luka
meluruhkan perih
menumbuhkan kembali jiwa

Berharap mendung yang menggantung
menitik menjadi gerimis
berangsur menjadi hujan
membawa kabar baik bagi kehidupan

                                                                                                                      by : kinda





Semiotika merupakan ilmu tentang simbol atau tanda, baik berupa gambar, warna maupun kata-kata. Banyak sekali makna-makna yang tersembunyi dalam peribahasa Jawa. Buku ini mengungkapkan tentang simbolisasi peribahasa atau sanepa. Apa yang terucap atau tertulis dalam setiap peribahasa dalam bahasa Jawa ternyata mempunyai makna yang sangat dalam. Mulai dari artian atau maksud, sampai sejarah dari terbentuknya peribahasa tersebut.
Buku ini mengupas tidak hanya peribahasa saja namun juga mengupas sedikit tentang makna batik, pakaian adat, dll
Guruku........
kau berikan ilmu
tak kenal lelah
engkau orang tuaku di sekolah

Engkaulah pembimbingku
engkaulah masa depanku
kau tak pernah marah
kau lah pahlawan tanpa pamrih

Aku berterima kasih kepadamu
aku pandai karena jasamu
engkau pembimbingku
dan engkau pahlawanku

                                                                                karya : Desti
                                                                                kelas: 5 SD
                                                                               Alamat : Dengok 6




Tanggal  16 s/d 20 Maret 2015, Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah DIY  Mengadakan Bimtek Kepada Perpustakaan yang ada di Desa/Kelurahan. Sebanyak 30 Perpustakaan Desa/Kelurahan Se-Daerah Istimewa Yogyakarta diundang untuk mengikuti Kegiatan ini.  Dari seluruh Kabupaten yang ada di DIY yaitu: Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, Dan Kabupaten Gunungkidul mengikuti acara ini, Khusus Dari Kab. Gunungkidul Ada 5 Desa Yang hadir yakni : Perpusdes Sumber Berita dari Desa Ponjong kecamatan Ponjong, perpusdes Pustaka Mimpi dari Desa kampung Kecamatan Ngawen, Perpusdes Desa Ngudi Ilmu dari Desa Planjan Kecamatan Saptosari, Perpusdes Desa Ngalang Dari Desa Ngalang Kecamatan Saptosari, dan PERPUSDES "KHASANAH ILMU" Dari Desa Dengok Kecamatan Playen. Kelima Peserta Dari Gunungkidul Sangat antusias mengikuti Acara itu, acara Yang dibuka Oleh Bp. Kepala BPAD DIY, dan Para Instruktur pun Dengan senang hati menularkan Tentang Cara pengelolaan Perpustakaan yang ada di Desa.
        Dalam sesi diskusi Kebanyakan dari peserta adalah Kurang Adanya kepedulian Pemdes setempat terhadap pentingnya Perpustakaan Desa.
         Terakhir Seluruh Peserta di ajak library Tour dengan mengunjungi Perpustakaan BPAD DIY, di awali masuk ke bagian belakang sistem dan teknik Pengelolaan Buku-buku hingga sampai bukuniyu ke proses Palayanan.
          Acara di tutup oleh Bpk. Kepala BPAD DIY dengan Harapan Seluruh Perpustakaan Yang mengikuti acara tersebut Memanfaatkan Ilmu yang telah di ajarkan oleh para Instruktur, dan juga berharap Dati Pemerintah Desa Setempat memperhatikan Perpustakaan dengan menganggarkan sedikit biaya unyuk pengembangan koleksi pustaka. (Abi)
Hasil mewarnai anak-anak Khasanah Ilmu

Karya : Ringga
Kelas : 3 SDN Dengok I
Alamat sekolah : Dengok I, Dengok, Playen Gunungkidul
Alamat rumah : Dengok I, Dengok, Playen, Gumungkidul


Karya : syifauljanah
Kelas : 3 SDII WALADUN SHOLIHUN
Alamat sekolah : Loga
Alamat rumah : Dengok III, Dengok, Playen, Gumungkidul




Sabtu, 14 Maret 2015 Perpustakaan Desa 'Khasanah Ilmu' Desa Dengok menanti Kunjungan Dari KPAD, CCFI, dan MITRA IS. Dengan semangat Kami Para pengelola menanti, bahkan Bapak Lurah Suyanto, ST Sore ini Turut menemani para pengelola menunggu Kunjungan  dari MITRA IS Beserta Rombongan.
Penantian pun tiba, akhirnya pukul 18.10 menit rombongan datang, kami sangat senang,
Acara di buka oleh bu Tutik Dari KPAD menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan, dilanjutkan Pihak CCFI selanjutnya dari Mitra Is yang berencana akan memberikan bantuan komputer, guna mengembangkan Perpustakaan berbasis IT.

Bapak Lurah Dengok Suyanto, ST  menanggapi sangat senang dan berharap Perpusdes Khasanah Ilmu dipercaya untuk menerima Bantuan perangkat Komputer,  dilanjutkan Pemaparan dari ketua Karang Taruna Mas yudi Sugiyono Yang memaparkan Tentang semua kegiatan program kerja baik yang sudah di laksanakan atau pun yang akan di laksanakan oleh perpusdes khasanah Ilmu, karang Taruna yang sejalan dengan program Pemerintah Desa Dengok. Terakhir acara bincang2 dengan pengelola perpusdes Khasanah Ilmu Mbak Erna Mayawati mas Marsono beserta Mas Juniyanto, Semoga Khasanah ilmu bisa bermanfaat buat masyarakat Desa Dengok. (Abi)




Sehari setalah di launching Perpustakaan Khasanah Ilmu mendapat tamu kunjungan dari CCFI ( Coca Cola Foundation Indonesia ) bersama KPAD kabupaten Gunungkidul , dalam rangka survei perpustakaan desa di gunungkidul yang tergolong aktif . dalam perbincangan wakil dari KPAD Gunungkidul menjelaskan bahwa akan selalu mendampingi dan mendukung gerakan serta beberapa program membaca bersama yang digagas Khasanah Ilmu





Launching Perpustakaan Desa “Khasanah Ilmu”, Desa Dengok hari ini (Minggu, 08-02-2015) berlangsung sangat meriah. Kegiatan pra acara diisi dengan lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak PAUD dan SD yang diikuti oleh lebih dari 250 orang peserta. selain itu di halaman balai Desa Dengok juga ada area bazar yang menyajikan bermacam-macam hasil karya masyarakat setempat seperti brownies thiwul, kerajinan perca batik, kerajinan pernik-pernik dan lain lain.
Acara inti sambutan-sambutan dari Kepala Desa, Camat Playen (diwakili sekcam), Kepala KPAD Gunungkidul dilanjutkan penyerahan Kado Pintar secara simbolis kepada pengurus perpustakaan Khasanah Ilmu serta sambutan Kepala BPAD DIY (diwakili Kasubid SDM) sekaligus pemotongan pita tanda diresmikannya Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu. Acara ditutup dengan penampilan geguritan dari anak-anak sanggar Khasanah Ilmu serta sajian dari grup band Immud (Karang Taruna Desa Dengok).
Diharapkan dengan diresmikannya perpustakaan Khasanah Ilmu ini akan menambah minat masyarakat untuk membaca sehingga akan menambah ilmu dan pengetahuan, mampu mengaplikasikannya berikut tumbuh pemberdayaan menuju masyarakat yang lebih sejahtera.





Older posts

Facebook

Ikuti kabar kami di Facebook Khasanah Ilmu
  • Home

Perkenalkan...

Unknown
View my complete profile

Recent Post

PERPUSDES KHASANAH ILMU