PERPUSDES KHASANAH ILMU

Perpustakaan Desa Dengok

Perpustakaan Desa Dengok
Kamis, 16 April 2015
        Dalam rangka pengembangan Perpustakaan berbasis IT, Hari ini KPAD Kab. Gunungkidul mengundang 8 perpustakaan dari 5 Kecamatan yang ada di Kab. Gunungkidul. Untuk Wilayah Kecamatan Playen adalah Desa Dengok yakni Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu diundang di dalamnya. Dengan agenda utama Pemberian bantuan 3 perangkat Komputer dari Mitrais.
Acara dibuka dengan sambutan dari Sekertaris Daerah kab. Gunungkidul, dilanjutkan sambutan dari fasilitator dari CCFI diwakili oleh Ibu Retno.
       CCFI bekerja sama dengan Perpusda Kab. Gunungkidul sudah beberapa tahun yang lalu,  Dengan mengembangkan perpustakaan berbasis IT yakni dengan menggandeng Mitrais memberikan bantuan berupa komputer.
        Untuk perawatan tiap bulannya fasilitator membebankan kepada Pemerintah Desa setempat untuk pembayaran Listrik, pembiayaan modem, dll. Selanjutnya Dari BPAD DIY memberikan sambutan, Beliau sangat senang dengan adanya program tsb, mudah-mudahan Perpustakaaan Desa bisa berkembang dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
       Dari Mitrais oleh Bpk Argo memberikan sambutan menjelaskan Tentang Siapa Mitrais? Beliau menyebutkan Desa Dengok Salah satu Perpusdes yang aktif baik secara nyata ataupun di internet, dan beliau juga memberikan contoh beberapa desa yang mempunyai perpustakaan yang sudah maju agar ditiru desa-desa lainnya. Disesi ini juga ada penyerahan perangkat Komputer  secara simbolis diserahkan kepada salah satu Perpustakaaa Desa.
       KPAD Kab. Gunungkidul memberikan sosialisasi tentang perpusdes, banyak pengarahan dan penjelasan yang diberikan.
Terakhir di sesi tanya jawab Peserta mengucapkan Banyak Terimakasih kepada Mitrais yang oleh Pak Suyanto di sebut Mitra Istimewa yang telah memberikan bantuan berupa 3 buah perangkat komputer, walaupun  bekas tapi bagi kami itu adalah baru.
         Terimakasih MITRAIS, Terimakasih KPAD, Terimakasih CCFI, Terimakasih BPAD DIY, Dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dalam pengembangan Perpustakaan Desa berbasis IT.
(Abi)
      
      Dalam rangka perayaan Bersih Desa, Desa Dengok Tahun 2015 sie kesenian mengelar Pertemuan. Malam ini anggota ketoprak Krido Mudho mulai dikumpulkan untuk menggelar koordinasi tentang tugas yang diembannya, yakni menampilkan Kesenian ketoprak. Sejumlah 18 Orang mengikuti arahan dari Bpk Harsono selaku Ketua bidang kesenian. Untuk Sutradara diemban oleh Bpk Suwarno dari Padukuhan Dengok I. Untuk malam ini latihan pertama diawali penjelasan tentang Kronologi kisah yang akan di mainkan, walaupun dengan teks tapi sutradara menghendaki adanya Improvisasi yang penting tidak menyimpang dari jalannya cerita.
     Dengan lakon yang masih dirahasiakan semua berlatih agar penampilan nantinya dapat memuaskan penonton. (Abi)

Barusan di tag teman di Facebook dengan foto ini. Ini adalah pelajaran matematika dasar, namun banyak yang kurang paham dengan hal ini. Duluuuuu sekali, saya dikasih jembatan keledai untuk mengerjakan soal ini. Pipolanda, begitu guru saya dulu ajarkan. Ping (perkalian) Poro (pembagian) Lan (penjumlahan) Suda (pengurangan) adalah urutan yang harus didahulukan dalam pengerjaan suatu bentuk kalimat matematika.
Namun terkadang ada yang lupa dijelaskan tentang apa itu, bagaimana mengerjakannnya. Pada dasarnya adalah pengerjaan perkalian dan pembagian mempunyai strata atau kedudukan yang lebih tinggi dari pada penjumlahan dan pengurangan. jadi di manapun mereka berada, harus dikerjakan lebih dahulu. Untuk kedudukan yang setara, misal Perkalian dan pembagian.....kerjakan dulu yang ketemu lebih dulu. Misal pada soal no 1 di atas, karena yang ketemu duluan pembagian maka pembagian dulu dikerjakan, baru perkaliannya. maka penyelesaiannya akan menjadi:
    *  906-750  : 125 x 5 + 500
        = 906-6x5+500        = 906-30+500        = 1376

Perlakuan berbeda akan kita terapkan pada soal no.2 karena adanya tanda kurung di situ. penggunaan tanda kurung akan membuat soal di dalam tanda kurung harus dikerjakan lebih dulu. untuk perlakuan lain sama dengan hukum dasar matematika yang telah saya sebutkan tadi. maka pengerjaannya akan menjadi:
    * 100:(75-25) x 250 +500
         =100 : 50 x 250+500
       =2x250 +500
       =500+500+1.000

Jadi....Jangan bingung lagi yaaaa temen2 dan adik2 dalam mengerjakan soal seperti ini. Perhatikan tandanya yaaaa....Masih bingung? ada pertanyaan? Datang aja ke Perpusdes Khasanah Ilmu tiap sabtu siang jam 14.00 - 17.00, kita mengadakan Les Gratis lhooo
see you there!! kita tunggu kedatangan kalian ;)

(Erna)
Kamis, 9 April 2015
      Sebanyak 60 orang pemuda pemudi, Perangkat Desa, BPD, dan Tokoh masyarakat Desa Dengok mengikuti sosialisasi ketenagakerjaan oleh Dinas Sosial Ketenagakerjaan Kabupaten Gunungkidul.
     Acara di buka oleh Bapak kepala Desa Dengok Suyanto ST dan dilanjutkan penjelasan dari Bapak Kepala Dinas, dalam hal ini di wakili oleh Bapak Eko.
Bidang pendayagunaan pagi ini menjelaskan tentang orang mencari pekerjaan tentang pekerjaan perlindungan pekerjaan dan lain lain.
Dasar Hukumnya di antaranya....UUD 1945 Pasal 27 ayat 1 : Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan, selanjutnya pasal pasal lainya yang berkaitan dengan ketenagakerjaan dijelaskan dengan rinci oleh bapak kepala Dinas.
Satu hal tentang adanya Kursus dari Dinas boleh mengikuti dan kursus ini di lakukan secara gratis bahkan mendapat uang saku, dan bahkan bisa di tempatkan kerja.
      Bapak Tugino, menambahkan sistem Padat karya dan sistem usaha ekonomi produktif dapat meningkatkan taraf hidup, oleh karenanya diharapkan para Tokoh masyarakat menggali potesi yang ada di Desa Dengok.
Pembentukan kelompok untuk kepentingan peningkatan pengetahuan baik berupa latihan sangat di harapkan, baik latihan bengkel, menjahit dll dan bisa di ajukan ke dinas ataupun lewat BLK. Mencari pekerjaan harapan dari Dinas harus melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) yang ada ijin legal Dinas, untuk BKK Mandiri dinas tidak tanggung jawab, karena proses perekrutanya menggunakan biaya, khusus yang ada jaminan ijin dari dinas sekua gratis. Khusus untuk keluar Negeri ada pendampingan khusus dan di singkronkan apakah karena keikhlasan atau keterpaksaan dari orang tua atau dari suami/istri bagi yang sudah berkeluarga. Juga harus yang memiliki SIP (Surat ijin pengerahan),  ijin wilayah untuk rekrutmen, maka terakhir Dinas mengingatkan untuk mencari Pekerjan harus hati-hati dan yanya ke dinas.
Acara tanya jawab pun berlangsung heboh.
Terimakasih.(abi)
E-mail: sosnakertrans@gunungkidulkab.go.id

      Junior vs kapuk 2-1
(02/04/2015) Menjelang pelaksanaan Bersih Desa, Desa Dengok Para pemuda Karang Taruna Muda Karya Bersama Komunitas Khasanah Ilmu Desa Dengok mengadakan latihan sepak bola.
Antusias anak-anak mengikuti dengan senang hati, sore ini di bawah asuhan Bung Dwi, salah satu relawan yang peduli dengan Anak -anak sangat senang bisa membimbing,.
        Sore ini Pemain Kapuk sore ini melawan junior muda dengan skor 1-2 untuk kemenangan kesebelasan kapuk di bawah kapten bung Tukirin, dengan hasil ini anak-anak sangat puas, bukan kemenangan atau kekalahan taoi Hasil latihan lah yang dia dapat, kata salah satu pemain.

Semiotika merupakan ilmu tentang simbol atau tanda, baik berupa gambar, warna maupun kata-kata. Banyak sekali makna-makna yang tersembunyi dalam peribahasa Jawa. Buku ini mengungkapkan tentang simbolisasi peribahasa atau sanepa. Apa yang terucap atau tertulis dalam setiap peribahasa dalam bahasa Jawa ternyata mempunyai makna yang sangat dalam. Mulai dari artian atau maksud, sampai sejarah dari terbentuknya peribahasa tersebut.
Buku ini mengupas tidak hanya peribahasa saja namun juga mengupas sedikit tentang makna batik, pakaian adat, dll




Tanggal  16 s/d 20 Maret 2015, Badan Perpustakaan Dan Arsip Daerah DIY  Mengadakan Bimtek Kepada Perpustakaan yang ada di Desa/Kelurahan. Sebanyak 30 Perpustakaan Desa/Kelurahan Se-Daerah Istimewa Yogyakarta diundang untuk mengikuti Kegiatan ini.  Dari seluruh Kabupaten yang ada di DIY yaitu: Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Sleman, Kota Yogyakarta, Dan Kabupaten Gunungkidul mengikuti acara ini, Khusus Dari Kab. Gunungkidul Ada 5 Desa Yang hadir yakni : Perpusdes Sumber Berita dari Desa Ponjong kecamatan Ponjong, perpusdes Pustaka Mimpi dari Desa kampung Kecamatan Ngawen, Perpusdes Desa Ngudi Ilmu dari Desa Planjan Kecamatan Saptosari, Perpusdes Desa Ngalang Dari Desa Ngalang Kecamatan Saptosari, dan PERPUSDES "KHASANAH ILMU" Dari Desa Dengok Kecamatan Playen. Kelima Peserta Dari Gunungkidul Sangat antusias mengikuti Acara itu, acara Yang dibuka Oleh Bp. Kepala BPAD DIY, dan Para Instruktur pun Dengan senang hati menularkan Tentang Cara pengelolaan Perpustakaan yang ada di Desa.
        Dalam sesi diskusi Kebanyakan dari peserta adalah Kurang Adanya kepedulian Pemdes setempat terhadap pentingnya Perpustakaan Desa.
         Terakhir Seluruh Peserta di ajak library Tour dengan mengunjungi Perpustakaan BPAD DIY, di awali masuk ke bagian belakang sistem dan teknik Pengelolaan Buku-buku hingga sampai bukuniyu ke proses Palayanan.
          Acara di tutup oleh Bpk. Kepala BPAD DIY dengan Harapan Seluruh Perpustakaan Yang mengikuti acara tersebut Memanfaatkan Ilmu yang telah di ajarkan oleh para Instruktur, dan juga berharap Dati Pemerintah Desa Setempat memperhatikan Perpustakaan dengan menganggarkan sedikit biaya unyuk pengembangan koleksi pustaka. (Abi)

Sehari setalah di launching Perpustakaan Khasanah Ilmu mendapat tamu kunjungan dari CCFI ( Coca Cola Foundation Indonesia ) bersama KPAD kabupaten Gunungkidul , dalam rangka survei perpustakaan desa di gunungkidul yang tergolong aktif . dalam perbincangan wakil dari KPAD Gunungkidul menjelaskan bahwa akan selalu mendampingi dan mendukung gerakan serta beberapa program membaca bersama yang digagas Khasanah Ilmu



Older posts

Facebook

Ikuti kabar kami di Facebook Khasanah Ilmu
  • Home

Perkenalkan...

Unknown
View my complete profile

Recent Post

PERPUSDES KHASANAH ILMU