PERPUSDES KHASANAH ILMU

Perpustakaan Desa Dengok

Perpustakaan Desa Dengok

SPAMDUS merupakan pelayanan Air Bersih untuk kebutuhan masyarakat di Padusunan, yang beralamat di Dengok 3, Desa Dengok, Kecamatan Playen, Kab. Gunungkidul, saat ini sudah berjalan sesuap standar oprasional Pelayanaan, tapi tenyunya masih banyak yang selalu kita perbaiki.

PAMSIMAS  program pemerintah untuk Desa Dengok, untuk memenuhi kebutuhan Air bersih di wilayah barat, maka sat ini 2016, Desa Dengok juga mendapatkan program PAMSIMAS, semoga bermanfaat.

2016, bulan 9 tanggal 28,
Adahah kebahagiaan untuk pengiat literasi Desa Dengok, Kecamatan Playen Kab. Gunungkidul, katena hari itu penghargaan di dapat, ini merupakan pertamakalinya mengikuti atas tunjukan bapak Camat Playen.

Penghargaan ini bukan merupakan puncak dari kegiatan, masih banyakntugas, agenda, dan langkah unyuk terus menebatkan virus Literasi Di Desa Dengok.

Salam #guyub_sejahtera

      Hari ini, Rabu 28 September 2016 adalah momen bersejarah buat Dunia perpustakaan yang ada di wilayah Gunungkidul.
      Lomba perpus tahun 2016 di ikuti semua peserta dari perwakilan tiap kecamatan. Diawali dari seleksi, visitasi, dan penilaian, dan al hasil Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu dinobatkan Sebagai Juara 1 Lomba Perpustakaan Desa  Tingkat Kabupaten Gunungkidul.
Terimakasih Untuk
1. KPAD Kab. Gunungkidul
2. Camat Kecamatan Playen
3. Pemerintah Desa Dengok
4. Pengelola Perpustakaan
5. Swmua pihak yang membantu

Kalian luar biasa. 
bersambung

Hanya sebuah catatan pribadi, Juli 2016

1 Mei sampai dengan 31 Mei 2016 masyarakat dikenalkan banyak iklan tentang Sukseskan Sensus Ekkonomi 2016. Diawali dengan perekrutan Petugas yang waktu itu di iming-imingi gaji sebulan 3jt.
Di kantor BPS Wonosari saat itu ada 1000 lebih

Tapi di kenyataan  hal itu seperti survey saja,  banyak ripumah penduduk yang tidak sampai ke rumah2 apakah memang saking ahlinya petugas bisa di garap dati kejahuan ataukah prosedurnya memang begitu.(@bi)

Seberti berita yang di kansir oleh sorotgunungkidul.com

Rekruitmen tenaga sensus untuk program sensus ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul dipadati peminat. Hingga hari ketiga pendaftaran, tercatat ada 812 orang sudah mendaftar untuk menjadi tenaga sensus yang akan dilakukan pertengahan tahun 2016 mendatang.

Diprediksi, pendaftaran yang dibuka hingga Jumat (05/02/2016) esok akan dijubeli hingga ribuan pelamar.

Salah seorang pelamar, Suci (28) warga Karangmojo mengaku bahwa ia sudah mengantri untuk mendaftar sejak pukul 10.00 WIB. Namun hingga pukul 12.00 WIB lebih, ia masih belum mendapatkan panggilan untuk memasukkan lamaran yang masukkan stopmap berwarna kuning.

"Dari tadi memang yang mendaftar banyak, harus sabar mengantri," ungkap Suci, Kamis (04/02/2016).

Sementara itu pada kesempatan berbeda, Kasubag Tata Usaha BPS Gunungkidul, Sri Rejeki menuturkan bahwa pihaknya hanya membutuhkan 564 tenaga survei. Seluruh lamaran yang masuk akan diseleksi hingga beberapa tahapan.

Tahap pertama adalah seleksi administrasi. Senin (08/02) bagi pelamar yang lolos seleksi administrasi akan dipanggil untuk mengikuti tes wawancara serta tes lainnya. Jadwal tes wawancara sendiri akan dilakukan per kecamatan dari tanggal 9 - 22 Februari 2016.

"Untuk tenaga sensus yang kami rekrut akan diumumkan pada 29 Februari 2016," tutup dia. lebih pendaftar padahal yang di ambil cuma sekitar

Kenal Musa bin Abu Hanafi kan?

Iya......Bocah dari Bangka yg berhasil meraih Juara 1 Hafidz Indonesia  2014 dan tanggal 14 april kemarin baru saja berhasil meraih juara 3 Musabaqah Hifzil Qur'an di Mesir, mengalahkan 80 peserta dari 60 Negara,
Masya Allah banget kan..?��

Yah..Namanya Musa bin Abu Hanafi, Seorang Hafidz Cilik, usianya  masih 7 thn, bicaranya masih cadel, tp jangan tanya prestasinya...

Sudah hafal Qur'an saat usianya blm genap 6 thn, dan sekarang Musa sudah hafal 'Umdatul Ahkam, Arbain Nawawi, Arbain hadits Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat, dan telah selesai Durusul Lughoh (Nah loh..saya aja baru tau nama2 itu sekarang, malu banget y Allah ����),
Juara 1 hafidz Indonesia 2014, berhasil mencatatkan namanya pada rekor MURI sebagai hafidz termuda, bahkan bukan saja terbaik seIndonesia.. tapi juga terbaik seDunia dalam kompetisi penghapal Quran, dan in syaa Allah terbaik juga di akhirat nantinya.

Yah..berita kemenangan nya yg mengharumkan nama bangsa kurang terekspos di media..entahlah..mungkin Standar definisi "Bangga" dan "Mengharumkan Nama Bangsa" kita masih belum jelas. Mungkin menurut mereka, baru layak disebut "Mengharumkan Nama Bangsa" jika memenangi kontes putri2an yg mengumbar aurat itu, sehingga mereka berlomba ramai2 memberitakan, atau "Mengharumkan Nama Bangsa" karena berhasil menangkap "terduga teroris"..aaah..sudahlah..anggap saja mereka lagi butuh aqua xixi..

Meskipun begitu..
Kami bangga padamu nak..
Jika media2 mainstream itu tak ingin memberitakanmu..
Biarkan kami saja yang menshare berita tentangmu dan mengabarkannya pada Indonesia!!

Karena media2 ini tampaknya lebih tertarik sama berita politik yg penuh permainan dan acting, atau berita gosip artis2 yg tidak bermutu.. biarlah kami yg memberitakanmu ditengah sesaknya berita2 sampah itu..

Itulah dia Musa..

Seorang putra terbaik bangsa Indonesia..

Musa tak butuh trilyunan rupiah jika sekedar untuk mengharumkan nama bangsa..

Ia pun tidak perlu bersurat ke Dubes atau KBRI agar difasilitasi selama diluar negeri, meskipun membawa nama bangsa.

Ia juga tak perlu mengemis sponsor untuk sekedar mengharumkan nama bangsa,apalagi harus merepotkan negara ratusan milyar dan menodong kementrian agar pegawainya dipotong gajinya.. untuk sekedar mengharumkan nama bangsa..

Iya., Kami tahu, kamu tidak butuh itu semua nak untuk sekedar membuatmu terkenal di dunia, karena terkenal pada penduduk langit lebih mulia.

Ahh..Musa kamu lagi2 membuat kami bangga nak..bukan saja membuat bangga orang tuamu, tapi juga membuat bangga umat islam, dan terlebih bangsa ini yg kau wakili.

Tetesan airmata kagum dan haru, bkn saja dari penonton, dan peserta tp jg syeikh2 penguji kelas dunia yg menjadi juri diajang itu..

Mereka berlomba berfoto dan mencium kepalamu.. sebagai tanda takzim, bahkan Presiden Mesir akan memberi penghargaan khusus buatmu sayang..

Teruslah berkarya dan berprestasi nak, kami b'harap padamu, harapan didunia dan akhirat sebagai barisan penjaga Qur'an dan penjaga kalam Allah, Semoga Allah selalu menjaga dan merahmatimu nak ��..... amin

Playen, ( http://perpusdeskhasanahilmu.blogspot.com ) – Desa Ngunut Kecamatan Playen Gunungkidul, Selasa (12/4) dinilai Tim Lomba Desa Tingkat Kabupaten Gunungkidul. Ketua Tim Penilai Sujoko S. Sos, MSi bersama anggota 35 penilai, diterima Camat Playen didampingi Kades Ngunut Edy Darmanto beserta warga masyarakat yang memenuhi halaman balai desa Ngunut.

Dalam laporannya Kades Ngunut menyampaikan, desa Ngunut berada di pusat kota kecamatan Playen, hanya 2 Km ke arah barat, luas wilayah 236,4 ha terdiri 3 pedukuhan, 3 Rukun Warga dan 22 Rukun Tetangga. Jumlah penduduk 2.222 jiwa atau 704 Kepala Keluarga. Desa Ngunut melaksanakan 8 program pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan Desa, yang meliputi Bidang Pendidikan, Bidang Kesehatan Masyarakat, Bidang Ekonomi Masyarakat, Bidang Keamanan dan Ketertiban, Bidang Partisipasi Masyarakat, Bidang Pemerintahan, Bidang Lembaga Kemasyarakatan dan Bidang Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

Sedang kegiatan lainnya ada kegiatan Karang Taruna, kegiatan seni budaya yang gigih merintis Desa Ngunut jadi Kantong Budaya, mempunyai kelompok Karawitan, Gejog Lesung, Thek Thek Siskamling, Sholawatan, Hadrah dan Ketoprak.

Tim Penilai Lomba Desa malakukan kunjungan ke 3 pedukuhan, dengan mantab warga Ngunut menyajikan data dan berbagai kegiatan, berbagai masakan, kegiatan lansia dan kesenian yang dipandu oleh Joni Gunawan. Dihalaman balai desa disajikan berbagai produk olahan dari jamu jawa, macam-macam kue dan produk Iket dan keris.

Sujoko S Sos MSi ketua Tim dalam kesan-pesannya, menyatakan desa Ngunut dinilai mantab, semua tim penilai merasa kagum melihat kegiatan yang ditampilkan warga. “Semoga pembangunan di Desa Ngunut terus maju, tentang kejuaraan tunggu dulu, masih harus menilai 12 desa lagi, yang selesai pada 3 Mei 2016 mendatang,” ujarnya. (Abi CP)

98 Pemimpin Daerah Dukung Pengembangan Perpustakaan
3 days ago  Admin

“Commited to Library Development to improve quality of life”, itulah slogan yang senantiasa dikumandangkan oleh PerpuSeru. Ya, untuk hidup lebih baik!
Telah bergerak sejak November 2011, PerpuSeru yang didukung oleh Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) dan Bill & Mellinda Gates Foundation (BMGF) membukti ucapan tersebut. PerpuSeru dan mitra bertujuan untuk menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar dan berkegiatan masyarakat berbasis teknologi dan informasi. 118 perpustakaan umum mitra program, mulai dari desa/kelurahan, kabupaten/kota hingga Taman Bacaan Masyarakat kompak menyediakan beragam sarana agar kualitas hidup masyarakat membaik. Tak  hanya menyediakan sarana membaca lewat buku tetapi juga layanan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Dalam empat tahun pelaksanaan tersebut, banyak dampak perubahan yang terjadi pada masyarakat yang mengecap layanan perpustakaan mitra program PerpuSeru.
#Road2BC – Road to Building Commitment
Pada 13 hingga 15 April 2016 nanti akan menjadi momentum menggetarkan. Acara bertema “Road to Building Commitment” atau “Lokakarya Membangun Komitmen Pengembangan Perpustakaan” ini akan menjadi langkah selanjutnya bagi PerpuSeru melangkah dari Sabang sampai Merauke. 98 pemimpin daerah pun akan mendukung aksi pengembangan perpustakaan tersebut.
Tak dipungkiri, dukungan para pemimpin daerah mutlak diperlukan untuk perluasan perpustakaan yang berbasis teknologi, sesuai visi-misi PerpuSeru. Selain ke-118 perpustakaan yang telah bekerja sama, rencana selanjutnya dari program PerpuSeru adalah meluaskan cakupan area hingga ke-80 kabupaten/kota di 18 provinsi di seluruh Indonesia. Tentu saja, dukungan nyata dari para stakeholder sangat dibutuhkan agar program ini terus berjalan.
Acara lokakarya yang bertajuk #Road2BC tersebut akan dihadiri oleh 560 peserta! Didukung oleh 98 pemimpin daerah dari berbagai penjuru kabupaten/kota. Bertempat di The Westin Hotel, Nusa Dua Bali, 13-15 April 2016 – acara ini juga akan dihadiri oleh Gubernur Bali dan Kementerian Dalam Negeri.
“PerpuSeru menjelajah Sabang sampai Merauke” dan “PerpuSeru untuk Hidup Lebih Baik” adalah tema besar yang akan disampaikan dalam rangkaian acara tersebut. Akan ada pemberian penghargaan bagi pemimpin daerah yang selama ini telah mendukung pengembangan perpustakaan. Seremonial kerjasama juga tentu jadi hal yang ditunggu-tunggu, bukan?
Dukungan nyata dari setiap pihak akan semakin membangkitkan semangat untuk mengembangkan perpustakaan jadi lebih baik, untuk hidup lebih baik!

        Rabu, 23 Maret 2016 ( http://perpusdeskhasanahilmu.blogspot.com ) Dinas Tanaman Pangan Dan Holtikultura Kab. Gunungkidul melakukan Sosialisasi pengembangan budidaya kedelai di wilayah Gunungkidul.
      Acara yang di hadiri dari Dinas, Babinsa dan juga menghadirkan 11 kecamatan kelompok tani ini, terbagi menjadi  253 kelompok tani di kabupaten Gunungkidul, dijanjikan akan menerima bantuan benih kedelai yang akan di tanam lahan seluas 2000Ha di wilayah seluruh gunungkidul.
11 kecamatan di antaranya :

1. Kec. Tanjungsari
2. Kec. Karangmojo
3. Kec. Wonosari
4. Kec. Semanu
5. Kec. Playen
6. Kec. Saptosari
7. Kec. Paliyan
8. Kec. Ponjong
9. Kec. Nglipar
10. Kec. Ngawen, dan
11. Kec. Semin

Khusus kecamatan playen, Desa Dengok, kelompok tani yang di tunjuk untuk demplot adalah kelompok tani sido rukun yangdi ketuai oleh Bp. Tapan (mantan Dukuh Dengok III)

Dari kegiatan ini dinas berpesan dan minta agar penanaman sesuai petunjuk teknis yang di arahkan, agar hasil lebih bagus, dan agar membuat lapotran secara tertulis beserta fotonya.(abi)

Peraturan Terbaru Persyaratan Pengangkatan dan Pemberhentiaan Perangkat Desa

Gampong RT   1/16/2016   Regulasi Desa

Dalam peraturan terbaru Kemendagri tahun 2015 yang diundangkan pada tanggal 5 Januari 2016, dijelaskan bahwa Pemerintah Desa adalah Kepala Desa atau yang disebut dengan nama lain dibantu Perangkat Desa sebagai unsur penyelenggara Pemerintahan Desa.

Kepala Desa atau sebutan lain adalah pejabat Pemerintah Desa yang mempunyai wewenang, tugas dan kewajiban untuk menyelenggarakan rumah tangga Desanya dan melaksanakan tugas dari Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Perangkat Desa adalah unsur staf yang membantu Kepala Desa dalam penyusunan kebijakan dan koordinasi yang diwadahi dalam Sekretariat Desa, dan unsur pendukung tugas Kepala Desa dalam pelaksanaan kebijakan yang diwadahi dalam bentuk pelaksana teknis dan unsur kewilayahan.

(Baca juga: Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi Dan Tatakerja (SOT) Pemerintah Desa).

Persyaratan Pengangkatan Perangkat Desa

Sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri No.83 tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentiaan Perangkat Desa. Dalam Pasal 2 ayat (1) disebutkan, Perangkat Desa diangkat oleh Kepala Desa dari warga Desa yang telah memenuhi Persyaratan Umum dan Khusus.

Berikut Persyaratan Umum dan Persyaratan Khusus, sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Kemendagri.

Persyaratan Umum Perangkat Desa:
Berpendidikan paling rendah sekolah menengah umum atau yang sederajat;
Berusia 20 (dua puluh) tahun sampai dengan 42 (empat puluh dua) tahun;
Terdaftar sebagai penduduk Desa dan bertempat tinggal di Desa paling kurang 1 (satu) tahun sebelum pendaftaran; dan
Memenuhi kelengkapan persyaratan administrasi.
Persyarakat Khusus Perangkat Desa:

Persyaratan Khusus adalah persyaratan yang bersifat khusus dengan memperhatikan hak asal usul dan nilai sosial budaya masyarakat setempat dan syarat lainnya.

Persyaratan khusus ditetapkan dalam Peraturan Daerah. Untuk penjelasan lebih detil baca Permendagri No.83 tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentiaan Perangkat Desa. Peraturan lain terkait desa ada di kumpulan regulasi desa.

Monggo hadir kami akan terus ada melayani para pemustaka..
Semoga kami istikomah dan berkesinambungan
Tq

      Menjelang musim hujan begini aktifitas semakin meningkat, kesibukan para petani di kawasan desa dengok semakin joss. Mereka kadang menyepelekan masalah yang dia anggap ringan, yaitu sampah.          Belakangan ini pengelola perpustakaan Desa Khasanah ilmu yang di kelola oleh Sebagian anggota Karang Taruna Muda Karya Desa Dengok mencoba untuk memperhatikan masalah sampah.
     Mereka seolah tidak peduli ketika mau pergi ke ladang menggendong bungkusan dari rumah, eee.. setelah sampai di sungai atau jembatan dengan seenaknya melempar sampah di sungai atau kelen, kereeennn kan, hadeuhhh.... mereka gak nyadar bahwa semakin lama sampah itu menumpuk dan bisa mengakibatkan banjir.  Dan di khasus lain juga ada seorang warga yang ladangnya dekat sungai itu ada sedikit bau enak... setelah di cari ternyata tempat di gunakan untuk BAB, atau di ginakan untuk membuang bangkai. sungguh   .. terlalu...
    Oleh karenanya kami sedikit peduli untuk menginggatkan kepada khalayak umum,
monggo kita atur sampah kita,
untuk pemerintah dan kader bangsa monggo juga cantumkan perdes tentang perlakuan membuang sampah.
Sampah akan indah kalo permasalahan kita pecahkan bersama sama
Dengok akan semakin indah.
#fasilitator

Minggu, 8 November 2015
       Adalah bersejarah buat perpusdes Khasanah Ilmu Desa Dengok, karena bermula dari kegiatan pelibatan masyarakat yakni di bidang  pendidikan yaitu les Gratis kepada masyarakat. Ketika itu banyak anak-anak yang sehabis mengerjakan tugas di internet maka untuk mencetak mereka harus kewarnet yang jaraknya lumayan jauh. Dari permasalahan tersebut maka kepikiran untuk beradvokasi bagai mana cara mendapatkan printer gratis dengan tidak mengurangi keuangan yang minim, dan tidak menganggu aktifitas pemdes.
      Bermula dari bikin status di BBM yang bermimpi mempunyai printer, sampai upload di fb tentang kegiatan pelatihan masyarakat tentang dunia pendidikan, dan lainya yang menunjukan bahwa sekarang ini Perpustakaan bukan hanya Buku, tapi juga kegiatan pendidikan, sosial dan lainya, maka ada salah satu Forum komunitas Online Gunungkidul, wonosari.com   yang kebetulan ada pendanaan untuk sosial khususnya di bidang pendidikan, maka salah satu pengelolanya memberanikan melakukan advokasi untuk meminta sedikit dana tersebut untuk membeli printer.
      Acara awal berhasil, mereka  akan memberikan uang senilai Rp 900.000,- , namun di tengah perjalanan entah kenapa pemberian uang senilai Rp 900.000,- tersebut tidak jadi.

    Namun diluar dugaan anggaran dari mereka berubah drastis, yakni sejumlah Rp 2.200.000,-  luar biasa.
   Kami  mohon maaf karena sore itu dalam penyambutan mungkin berkenan.. tapi insyaAlloh kami akan melaksanakan amanah tersebut.
Semoga makin jaya FKOGK , wonosari.com,  maju terus   buat kami sekangat.. terimakasih... terimakasih.. terimakasih.
Maju terus Perpustakaan Desa.

Sabar mas.. sabar om
Sabar sabar sabar
Semua bisa di selesaikan baik baik
Jangan kekerasan
Nanti lain urusan

Kita bicarakan kekeluargaan
Tapi endingnya masalah ...
Simulasi...

       Bisakah kita mengendalikan diri..
       Dunia makin carut marut...
      Urusan sepele bisa jadi serius
       Mari belajar bersikap..
      Tentang sikap...
      Membawa diri ..
     Mengendalikan hawa nafsu..
    
     Pengendalian sikap adalah mungkin lebih baik, kalo mau di hormati orang lain maka harus menghormati orang lain, selain itu juga harus bisa membawa diri bagai mana sikap kita, saat suasana apakah ini situasi bercanda atau serius atau setengah serius, dll

      Kadang juga kita biasakan belajar situasi dan suasana tentang perasaan apakah ini gembira ataukah sedih atau lainya.

      Al hasil ada beberapa kisah......

Pada suatu hari... di desa ada acara rewang, sifat mereka beda2 banyak candaan.. dan ada serius utk acara penerimaan dayoh, tiba2 ada mas2 yang rewang dengan sembrono mengeblek (maaf) menganggu dengan nada sembrono mbak2 itu,  al hasil juga ternyata mbak2 itu gak mau di ajak bercanda mas2 itu gak tau kalo mbak2 itu gak biasa bercanda.. mbak itu marah sekali dengan kelakuan mas2 itu, terakhir sampai khasus  itu sampai ke Meja hijau  sampai urusan perjanjian dan dan di akhiri dengan minta maaf dan denda, denda, dan denda.

       Belajar dari itu maka kita harus bisa belajar  membawa diri,
Kadang teman seakrab apapun juga bisa menjadi musuh gara2 masalah sepele.
Kadang juga teman itu disaat bahagia saja, Kalau susah mereka pada menjauh..
Maka waspadalah... waspadalah.. waspadalah.. c aby

       Bisakah kita mengendalikan diri..
       Dunia makin carut marut...
      Urusan sepele bisa jadi serius
       Mari belajar bersikap..
      Tentang sikap...
      Membawa diri ..
     Mengendalikan hawa nafsu..
    
     Pengendalian sikap adalah mungkin lebih baik, kalo mau di hormati orang lain maka harus menghormati orang lain, selain itu juga harus bisa membawa diri bagai mana sikap kita, saat suasana apakah ini situasi bercanda atau serius atau setengah serius, dll

      Kadang juga kita biasakan belajar situasi dan suasana tentang perasaan apakah ini gembira ataukah sedih atau lainya.

      Al hasil ada beberapa kisah......

Pada suatu hari... di desa ada acara rewang, sifat mereka beda2 banyak candaan.. dan ada serius utk acara penerimaan dayoh, tiba2 ada seseorang lelaki yang rewang dengan sembrono mengeblek (maaf) bokong mbak2 al hasil juga ternyata mbak2 itu gak mau di ajak bercanda .. mbak itu marah sekali dengan kelakuan laki2 itu, terakhir sampai khasus  itu sampai ke pengadilan sampai urusan perjanjian dan denda, denda, dan denda.

       Belajar dari itu maka kita harus bisa belajar  membawa diri,
Kadang teman seakrab apapun juga bisa menjadi musuh gara2 masalah sepele.
Kadang juga teman itu disaat bahagia saja, Kalau susah mereka pada menjauh..
Maka waspadalah... waspadalah.. waspadalah.. c aby

http://perpusdeskhasanahilmu.blogspot.com
     Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu Masih ada kami pengelola semangatnya bukan seperti blarak  yang hanya sekali menyala ketika awal saja..
      Kami senang perpustakaan dewasa ini bukan hanya buku.. kami bisa menglekpoitasikan kegiatan  pelibatan masyarakat
     Semoga lanhkah kami mendapat dukungan
Semoga...
     Ayooo kawan kita lakukan  semua  apa yang kita dapat fati pelatihan2
Advokasi biar terus berkelanjutaan...

       Program neonosasi adalah salah satu terobosan baru. Dengan adanya ide dari Padukuhan Dengok I, Desa Dengok, maka banyak kalangan yang hatinya ter sentuh untuk kepingin sekaligus meniru, salah satunya di ungkapkan oleh Bapak Kepala Desa Dengok yakni Bapak Suyanto ST. Belia menuturkan ini bagus, dan mudah-mudahan bisa di tiru oleh Padukuhan yang lainya. Dijelaskan juga Kalo sepintas melihat  harganya memang agak mahal tapi di lihat dari sisi lainya bisa di bilang murah, Hanya dengan 125ribu rupiah anda mendapatkan satu set tiang berikut lampu sekalian rangkaian kabel dengan lampu bergaransi 1 tahun, jelas beliau. Selain awet juga bisa untuk meningkatkan keamanan lingkungan, dan lainya
        Terakhir keterangan dari salah satu warga yang kebetulan membuat (ifan) menjelaskan dari semua yang diperoleh kemungkinan sang pemilik hanya kebagian kurang dari 10ribunan. Itu saja lasnya menggunakan listrik, bisa di hitung habis berapa biaya listriknya perbulan dan bisa di presiksi berapa penghasilan dari kegiatan ini, ada kemungkinan kalo pesanan ada kemungkinan harga akan di pikirkan. terimakasih (abi)

               Minggu 16 Agustus 2015
        Adalah hari bersejarah buat perpustakaan Desa Khasanah Ilmu yang bekerja sama dengan Karang Taruna Muda Karya Desa Dengok, Karena Hari itu bisa Ikut memeriahkan Pengagungan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI yang ke 70, dengan agenda Utama Senam Masal dan Jalan Sehat.
         Untuk Tahun ini Kami selaku Panitia mengajukan Proposal kepada Mitra baru yakni Omahpoin.com , dengan propsal yang kami buat pihak manajemen mentransfer uang 3juta rupiah, di tambah dengan Donatur lainya dan dari MusakinaShop 500ribu rupiah.
Di hari itu Panitia mengadakan senam masal dan jalan sehat dengan peserta menyeluruh semua warga Desa Dengok dari usia yang 14 bulan sampai 70 tahun.
     Untuk hadiah sendiri semua di tanggung dari omahpoin yakni kambing, hp, kompor gas, dispenser, setrika listrik, vcd player, dan masih banyak puluhan hadiah lainya.
     Acara di buka oleh bapak Kepala Desa Dengok yakni Bapak Suyanto ST dengan memberikan semangat agar ini menjadi agenda tahunan, karena untuk menyehatkan warga, mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga, terakhir Bapak Kades memberikan Doorprize bagi peserta yang membawa balita yang paling muda dan simbah-simbah yang paling Tua.
Disela-sela pengundian Hadiah di tampilkan hiburan berupa campursari dangdut dari Karang Taruna.
     Panitia mengucapkan banyak terimakasih kepada Omahpoin yang secara spesial memberikan kepercayaan kepada kami untuk bermitra, kepada MusakinaShop kepada Rafi Motor dan Kepada D-Was Com, yang telah memberikan suport kepada Kegiatan Kami,

         Sabtu, 25 Juli 2015, Dalam memanfaatkan Pemberian hibah Komputer dari miTrais maka Perpustakaan Desa Khasanah Ilmu hari ini mengadakan kegiatan pelibatan masyarakat yaitu pelatihan Komputer Dasar bagi Pemuda/i.
        Acara ini Dari 18 undangan yang hadir ada 12 orang, di buka oleh Bapak Kepala Desa Dengok, Bapak Suyanto. ST, beliau sangat berharap kegiatan int terus berlanjut tidak hanya mandek di titik ini saja, terus keberlanjutanyan sampai kapan pun.
    Penanggung jawab erna id, menuturkan bahwa khasanah ilmu memfasilitasi kegiatan ini dengan harapan suatu saat kalian yang akan memfasilitasi orang lain. Terimakasih. (Abi)

Older posts

Facebook

Ikuti kabar kami di Facebook Khasanah Ilmu
  • Home

Perkenalkan...

Unknown
View my complete profile

Recent Post

PERPUSDES KHASANAH ILMU